WELCOME TO OFFICIAL WEBSITE LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA KABUPATEN TEBO

Rakernas DPP LDII 2018

LDII Untuk Bangsa

Kesbangpol Prov. Jambi

Kerjasama Pemda Dengan Ormas Serta MOU dengan Ormas

Seremonial Permata CAI 2018

"Membangun Karakter Pemuda Yang Profesional, Religius, Berazaskan Pancasila Guna Memperkokoh Eksistensi Dibawah Naungan NKRI"

Pengajian Muda Mudi LDII - Bintibmas Polres Tebo

Sosialisasi Narkoba, Kenakalan Remaja dan Pemilu 2019

PAC LDII Desa Suka Maju Budidayakan Jahe Guna Tingkatkan Ekonomi Mandiri Dimasa Covid-19

Untuk menambah pendapatan dimasa pandemi Covid-19 warga LDII di wilayah Desa Suka Maju beramal sholih menanam jahe Jum'at (18/9), selain itu budidaya jahe ini sesuai anjuran pemerintah bahwa dengan mengkonsumsi racikan jahe dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat terhindar dari virus Corona.

Penanaman jahe ini sangat mudah tidak memerlukan lahan yang luas, bahkan ditanam dalam pot pun dapat tumbuh dengan subur, dengar syarat dirawat dengan baik, karena perawatan jahe ini sangat mudah bagi pemula. 

Semoga apa yang dilakukan warga LDII Desa Suka Maju ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat sekitar dan warga LDII dimanapun berada. (P09) 


Cara Membuat Surat Tugas Atau Surat Mandat Untuk Pengurus Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS)


Dalam berorganisasi kita dihadapakan dengan adanya tugas atau mandat untuk menghadiri suatu acara baik yang bersifat keorganisasian maupun keilmuan. Maka dari itu saya akan memberikan contoh surat tugas atau surat mendat untuk ketua organisasi maupun anggotanya baik bersifat individu maupun kolektif atau lebih dari satu orang. Untuk lebih jelas dan mudah bisa langsung diunduh filenya melaui link dibawah ini. Smoga bermanfaat. (P09)


Ciptakan Trisukses Generus, LDII Tebo Gelar Pengajian Kemandirian dan Keputrian Bagi Generasi Muda

 

Kemandirian adalah salah satu terget utama yang menjadi motto menciptakan generasi muda yang mempunyai jiwa Tri Sukses Generus selain berilmu dan berakhlaqul karimah. Maka dari itu pengurus LDII Tebo bidang kepemudaan bekerjasama dengan PPG (Penggerak Pembina Generus) meggelar pengajian kemandirian dan keputrian bagi generasi muda LDII pada Minggu (6/9) yang lalu.

Bertempat di Aula Yayasan Baitu Anfa'unnas acara di awali arahan dari tim keputrian Ustadzah Resti, yang memberikan materi tentang bab kesucian dari najis yang merupakan hal yang sangat penting dalam melaksanakan ibadah sehari-hari. Dalam materi ini dijelaskan bagaimana mensucikan najis untuk diri sendiri maupun najis yang disebabkan anak kecil yang dipraktikan secara langsung oleh pemateri, karena generasi putri ini yang kelak akan menjadi ibu rumah tangga yang harus faham betul dalam hal kesucian.

Setelah materi kesucian paripurna dilanjutkan kemandirian yang di isi dengan materi pembuatan susu kedelai dan bakso kuah yang dipimpin oleh pengusaha sukses asal kuamang kuning Royan Firdaus. Beliau adalah pengusaha bakso kuah TITOTI yang membuka usaha jual bakso setiap hari dipasar SPA Kuamang Kuning. Antusias generasi muda LDII tampak terlihat saat mendengarkan arahan dari pemateri dengan mencatat resep serta langkah pembuatan susu kedelai dan bakso kuah.

Harapannya para generasi muda kabupaten Tebo dapat mempunyai kompetensi atau keahlian mandiri dalam hal kuliner sehinnga saat berumah tangga dapat mempunyai keterampilan yang dapat dikembangkan dengan target menjadi pengusaha yang sukses dan barokah. (P09)

Audiensi DPP LDII Dengan Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin

Kamis (3/9) yang lalu DPP LDII mengadakan audiensi secara via virtual Zoom Meating dengan Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin. Dalam arahanya Ma'ruf Amin menyapaikan beberapa hal penting di antaranya :

  • Dimasa pandemi Covid-19, LDII dalam penerapan Protokol Kesehatan agar membangun kepatuhan masyarakat, edukasi yang massif, menjaga diri & jangan membahayakan orang lain (laaa dhooror, wa laa dhiiror)
  • Membangun ekonomi umat dengan memberdayakan dan membangun usaha kecil dan mikro, pengembangan BMT dan Koperasi di Pesantren
  • Membangun kesatuan umat yang sekarang ini masih program sebagai modal dalam rangka membangun keutuhan nasional.
  • Membangun kerukunan, sebab ancaman-ancaman radikalisme masih ada, dengan membangun rangka pencegahannya, kontra radikalisasinya. Jadi ada radikalisasi tentu harus ada kontaradikalisasi, maupun juga mengembalikan mereka yang telah terpapar dalam rangka deradikalisasi.
  • Berperan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia(SDM) yang unggul. Serta meminta LDII untuk berperan dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada umat melalui pendidikan vokasi dalam arti pengembangan diri. (P09)

Pencarian